PROGRAM STUDI

D4 Agribisnis

Deskripsi Program Studi

Kabupaten Banyuwangi memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Sektor pertanian tidak hanya membutuhkan tenaga kerja yang mampu melakukan budidaya tanaman, tetapi juga membutuhkan tenaga profesional yang mampu mengelola usaha pertanian, mengembangkan teknologi, mengolah hasil pertanian, membangun kemitraan, serta memasarkan produk hingga ke pasar nasional dan internasional.
Oleh karena itu, lulusan D4 Agribisnis memiliki peluang untuk menjadi tenaga profesional, manajer usaha pertanian, pengusaha agribisnis, konsultan pertanian, analis pasar, hingga pengembang ekonomi pertanian di Banyuwangi.
Lulusan D4 Agribisnis tidak harus menjadi petani secara langsung. Mereka dapat bekerja pada seluruh rantai bisnis pertanian, mulai dari penyediaan sarana produksi hingga pemasaran hasil pertanian.
1. Manajer Agribisnis (Agribusiness Manager)
Mengelola perusahaan pertanian, perkebunan, peternakan, dan unit usaha agribisnis.
Contoh pekerjaan:
• Mengelola operasional perkebunan.
• Mengatur biaya produksi.
• Mengawasi tenaga kerja.
• Menyusun target produksi dan keuntungan.
2. Pendamping dan Pengembang Petani
Mendampingi kelompok tani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), dan masyarakat desa.
Contoh pekerjaan:
• Membantu perencanaan usaha tani.
• Mengembangkan kelompok tani.
• Mendampingi penerapan teknologi pertanian.
• Membantu akses permodalan dan pemasaran.
3. Supervisor Produksi dan Pengolahan Hasil Pertanian
Bekerja pada perusahaan pengolahan hasil pertanian.
Contoh pekerjaan:
• Mengawasi proses produksi.
• Mengendalikan kualitas produk.
• Mengelola pascapanen.
• Mengembangkan produk olahan pertanian.


4. Analis Pemasaran dan Rantai Pasok Pertanian
Mengelola distribusi produk dari petani hingga konsumen.
Contoh pekerjaan:
• Analis harga komoditas.
• Pengelola distribusi hasil panen.
• Pengembangan pasar produk pertanian.
• Pengelola kemitraan dengan eksportir.
5. Wirausaha Agribisnis (Agripreneur)
Mendirikan dan mengembangkan usaha pertanian secara mandiri.
Contoh usaha:
• Budidaya hortikultura.
• Usaha pembibitan.
• Perdagangan hasil pertanian.
• Pengolahan kopi dan produk perkebunan.
• Pertanian modern dan hidroponik.
6. Analis Data dan Perencanaan Agribisnis
Menggunakan data untuk membantu pengambilan keputusan bisnis pertanian.
Contoh pekerjaan:
• Analisis kelayakan usaha tani.
• Analisis biaya dan keuntungan.
• Perencanaan investasi pertanian.
• Analisis produktivitas dan pasar.